Jejak sneakers memang sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita, baik dari segi fungsi hingga fashion. Tapi, di balik sejarah sneakers yang cukup panjang, ada 10 brand sneakers
ikonik yang tidak hanya menjadi favorit para atlet di dunia olahraga,
tapi juga sukses menjadi bagian dari budaya pop dunia. Apakah brand sneakers favorit Anda termasuk di dalamnya?
1. Nike
Ikon: Nike Air Jordan 1 (1985), Nike Air Force 1 (1982), Nike Air Max (1987)

Dikenal sebagai salah satu brand paling inovatif di dunia, Nike awalnya memulai bisnisnya di tahun ’60-an sebagai distributor untuk salah satu brand sneakers yang juga ikonik, Onitsuka Tiger (kini dikenal dengan nama ‘Asics’). Di tahun 1971, Nike akhirnya meluncurkan linesepatu
mereka sendiri dan tampil perdana di pertandingan U.S. Track and Field
Trials di Eugene, Oregon, Kanada pada tahun 1972. Sejak saat itu, Nike
terus berkembang dan menjadi salah satu ikon di dunia olahraga maupun lifestyle.
2. Adidas
Ikon: Adidas Superstars (1969), Adidas Stan Smith (1965)

Popularitas
Adidas mendunia saat kesebelasan Jerman berhasil mengalahkan
kesebelasan tangguh asal Hungaria di tahun 1954. Sejak itu, Adidas
menjadi salah satu brand yang identik dengan sepak bola. Rahasia yang menjadikan Adidas sebagai brand
terpercaya para atlet ternyata sederhana. Sang pemilik tidak sungkan
untuk bertemu langsung dengan para atlet, mendengarkan keluh-kesah
mereka tentang masalah yang mereka hadapi saat berolahraga, dan terus
mengimprovisasi sepatu keluarannya agar bisa memenuhi kebutuhan para
atlet.
3. New Balance
Ikon: New Balance 574 (1988), New Balance 990 (1982), New Balance 577 (1989)

Brand ini awalnya menjual produk sepatunya pada polisi dan pemadam kebakaran di tahun ’20-an sebelum akhirnya mulai memproduksi sneakers pertama mereka di tahun 1938 yang ditujukan untuk para pelari. Tiga tahun kemudian, sneakers New Balance mengembangkan fokusnya ke cabang olahraga baseball, tenis, dan tinju. Dengan mengedepankan kualitas dan kenyamanan, New Balance berkembang menjadi salah satu brand sneakers favorit di dunia.
4. Asics
Ikon: Asics Onitsuka Tiger, Asics X-Caliber (1982), Asics Gel Lyte V (1993)

Awalnya, brand asal Jepang yang aslinya bernama Onitsuka ini memproduksi sneakers untuk anak-anak sekolah yang masih tergolong langka di era tahun 1945-an. Terinspirasi dari pepatah “Anima Sana in Corpore Sano”
yang berarti “pikiran sehat dalam tubuh yang sehat”, sang pemilik,
Kihachiro Onitsuka, termotivasi untuk mengkreasikan sepatu olahraga
terbaik untuk menghasilkan generasi muda yang sehat melalui olahraga.
Akronim dari kalimat motivasi itu pula yang akhirnya menjadi nama Asics.
5. Puma
Ikon: Puma Tempo 1 (1960), Puma Sky LX (1986), Puma California (1983)

Pendiri
Puma, Rudolf Dassler, adalah kakak dari Adi Dassler, yang merupakan
pendiri Adidas. Salah satu hal yang membawa Puma semakin identik dengan
dunia olahraga adalah saat brand ini berhasil menandatangani kontrak dengan atlet sepak bola legendaris, Pele. Saat ini, Puma juga dikenal sebagai salah satu brand
yang selalu menantang aspek fashion dan olahraga melalui berbagai
kolaborasinya, termasuk baru-baru ini dengan Rihanna lewat koleksi sneakers bergaya creeper.
6. Diadora
Ikon: Diadora Borg Elite (1976), Diadora Maverick (1987), Diadora N9000

Di tahun ’90-an, Diadora memang lebih dikenal dengan sepatu sepak bolanya. Tapi, beberapa tahun terakhir, brand asal Italia ini menghadirkan kembali seri N9000-nya yang identik dengan para pelari dan sempat populer di tahun ’80-an. Sneakers
Diadora N9000 ini direinterpretasikan dengan menggunakan material yang
biasa digunakan untuk sepatu lari profesional dengan struktur bagian sol
yang original, menjadikan sneakers ini nyaman untuk digunakan.
7. Converse
Ikon: Chuck Taylor All-Stars (1917)

Dari antara brand sneakers lainnya, Converse mungkin termasuk salah satu brand yang cukup tua. Seri Chuck Taylor All-Stars sendiri sudah mulai diproduksi sejak tahun 1917, yang berarti brand
Converse sudah berusia 98 tahun! Setelah dipopulerkan oleh tim basket
Amerika yang bertanding di Olimpiade tahun 1936, All-Stars seakan-akan
didaulat sebagai sepatu ‘wajib’ untuk kalangan atlet basket. Sejak saat
itu, Converse All-Stars menjadi sepatu favorit semua orang dan masih
menjadi favorit hingga saat ini.
8. Reebok
Ikon: The Pump (1989), Reebok Ex-O-Fit (1983)

Mengambil
namanya dari bahasa Afrika yang berarti kijang, Reebok mencuri
perhatian publik saat mereka meluncurkan sepatu atletik khusus untuk
wanita di tahun 1982. Pada saat itu, belum ada brand sepatu olahraga yang membuat koleksi khusus untuk wanita dan aksi Reebok ini jelas membawa warna baru di dunia industri sneakers.
Di tahun 1989, Reebok kembali melakukan gebrakan dengan meluncurkan The
Pump. Sepatu yang dibuat khusus untuk para pemain basket ini memiliki
kelebihan sebuah ‘pump’ (pompa)
pada bagian lidah sepatu, yang berfungsi untuk mengisi udara pada
bagian pergelangan kaki sepatu. Layaknya balon, bagian pergelangan kaki
ini akan menggembung sehingga sepatu akan pas pada pergelangan kaki dan
pemain basket bisa bermain dengan nyaman.
9. Vans
Ikon: Authentic (1966), Caballero (1989), Slip-On (1982)

Uniknya, brand
ini mengawali perjalanannya sebagai perusahaan karet di tahun ’60-an
dan baru berkembang menjadi brand sepatu di era ’70-an. Saat itu, Vans
mulai melakukan pembuatan sepatu custom made yang menarik perhatian anak-anak skateboard dan BMX. Tidak sedikit Vans juga dikenal sebagai brand yang sering melakukan kolaborasi, mulai dari pemain skateboard profesional seperti Tony Alva dan Steve Cabalero, desainer fashion seperti Kenzo atau Marc Jacobs hingga brand Disney.
10. Filling Pieces
Ikon: Era Gaucho (2015), Low Top Transformed (2015)

Mungkin nama Filling Pieces belum se-hype Nike, Adidas atau brand lainnya di atas. Tapi, brand asal Belanda ini termasuk salah satu brand penting yang muncul seiring berkembangnya sneaker culture beberapa tahun terakhir. Brand ini memproduksi sneakers dengan kualitas mewah dan bereksperimen dengan berbagai tekstur, bahan, dan motif. Hasilnya? Koleksi sneakers stylish yang layak disandingkan dengan koleksi sneakers dari brand ternama lainnya.
https://medium.com/@PromoVoucherDiskonIndonesia/10-brand-sneakers-yang-harus-dikoleksi-sneakerheads-d83383ac3ce7
Tidak ada komentar:
Posting Komentar